Saturday, May 16, 2015

Kenali Istilah Kanker Paru-Paru Saat Ini

Kanker paru-paru merupakan salah satu jenis kanker yang berbahaya dan dapat menyebabkan kematian. Sesuai dengan namanya kanker ini menyerang organ pernapasan,  yaitu paru-paru seorang perokok dan orang-orang yang sering menghirup polusi seperti pekerja pabrik tekstil memliki risiko besar terkena kanker paru-paru. Risiko kanker paru-paru meningkat seiring dengan waktu dan jumlah rokok yang telah dihabiskan.

Kanker Paru-Paru:

Kanker paru-paru berasal dari jaringan tipis paru-paru, pada umumnya berupa lapisan sel yang terletak pada saluran udara. Dua tipe utama kanker ini adalah kanker paru-paru sel kecil (SCLC) dan kanker paru-paru non sel kecil (NSCLC). Tipe-tipe ini didiagnosa berdasarkan bentuk sel yang terlihat dibawah mikroskop. Lebih dari 80% kanker paru-pari merupakan tipe kanker paru-paru non-sel kecil. Tiga sub-tipe utama dari kanker paru-paru non sel kecil adalah adenokarsinoma, karsinoma sel skuamosa dan karsinoma sel besar.

kanker paru paru merupakan kanker paling umum kedua yang diidap pria dan kanker paling umum ketiga yang diidap wanita di singapura. Pria memiliki resiko kanker paru-paru 3 kali lebih tinggi dari wanita. Dari 3 kelompok etnis utama, etnis Cina memiliki resiko tertinggi, yang diikuti etnis Melayu dan india.

Kanker paru-paru terbagi atas 2 tipe utama:

  • Kanker Paru-paru Non-Sel kecil (NSCLC)
NSCLC merupakan tipe paling umum dari kanker paru-paru, dan tidak seagresif dibandingkan dengan SCLC. NSCLC cenderung tumbuh dan menyebar lebih lambat. Bila didiagnosa secara dini, Pembedahan dan / atau radioterapi, kemoterapi, dapat memberikan harapan akan kesembuhan.

  • Kanker Paru-paru sel kecil (SCLC)
SCLC merupakan kanker yang memiliki tingkat pertumbuhan pesat dan menyebar cepat ke pembuluh darah menuju anggota tubuh lainnya. Seringkali, kanker ini dikategorikan sebagai penyakit kompleks saat terdiagnosa. Kanker ini biasanya diobati melalui kemoterapi dan bukan melalui prosedur pembedahan.

Penyebab Kanker Paru-Paru:

Penyebab Paling umum kanker paru paru adalah paparan dalam jangka waktu yang lama terhadap asap tembakau, yang menyebabkan 80-90% kanker pru-paru. Bukan peroko mencapai angka 10-15% dari kasus kanker paru, dan kasus ini biasanya disebabkan oleh kombinasi antara faktor genetik, gas radon, asbestos, dan polusi udara termasuk asap rokok pasif. Kanker paru paru dapat dilihat melalui foto rontgen dada dan tomografi komputer.

Beberapa penyebab dari kanker paru paru, sebagai berikut:

  • Merokok
Merokok, khususnya sigaret, secara umum merupakan penyumbang utama kanker paru. Rokok sigaret mengandung lebih dari 60 jenis karsinogen, termasuk di antaranya radiosiotop dari peluruhan sekuens radon, nitrosamin, dan benzopiren. Selain itu, nikotin menekan respons imun terhadap pertumbuhan kanker pada jaringan yang terpapar. Merokok bertanggung jawab terhadap 80-90% kasus kanker paru.
 
  • Merokok Pasif
Merokok pasif, proses inhalasi asap dari perokok lain  merupakan penyebab kanker paru paru pada bukan perokok. Perokok pasif dapat digolongkan sebagai seseorang yang hidup atau bekerja bersama perokok. Penelitian dari AS, Eropa, Inggris, dan Australia telah secara konsisten menunjukkan adanya peningkatan risiko yang signifikan dai antara mereka yang terpapar asap rokok pasif.
 
  • Gas radon
Radon adalah gas yang tidak berwarna dan tidak berbau dihasilkan dari penguraian radioatif radium yang merupakan produk dari peluruhan uranium, yang ditemukan dilapisan kerak bumi. Produk peluruhan radiasi meng ion kan materi genetika, sehingga menyebabkan mutasi yang kadang menjadi bersifat kanker.
 
  • Asbestos
Asbestos dapat menyebabkan berbagai penyakit paru-paru, termasuk kanker paru. Merokok tembakau dan asbestos memberikan efek sinergis dalam pembentukan kanker paru. Asbestos juga dapat menyebabkan kanker pada pleura, yang disebut mesotelioma.
 
  • Polusi udara
Polusi udara diluar rumah hanya memberikan efek yang kecil dalam meningkatkan risiko kanker paru. Partikulat halus dan aerosol sulfat, yang berasal dari pelepasan asap kendaraan bermotor dijalan, diasosiasikan agak meningkatkan risiko. Untuk nitrogen dioksida, kenaikan bertahap 10 bagian per miliar meningkatkan risiko kanker paru hingga 14%. Polusi udarah luar diperkirakan bertanggung jawab terhadap 1-2% kejadian kanker paru.

Gejala Kanker Paru-Paru:

Kanker paru paru biasanya tidak menimbulkan tanda dan gejala pada tahap awal. Tanda dan gejala kanker paru-paru terjadi hanya ketika kondisinya telah memburuk.

Tanda dan gejala kanker paru paru antara lain:

  • Batuk yang terus menerus
  • Perubahan pada batuk kronis
  • Sakit dada yang nyeri dan dalam ketika batuk atau tertawa
  • Nafas pendek dan bengek seperti orang asma
  • Dahak berdarah, berubah warna dan makin banyak
  • Sering mengalami infeksi yang berulang, seperti radang paru dan bronkitis.
  • Suara serak/parau.
  • Ujung jadi membesar dan terasa sakit
  • Berat badan menurun dan kehilangan nafsu makan
  • Pertumbuhan dada yang tidak normal pada laki-laki
  • Emosi yang tidak stabil, mood berubah-ubah, lesu, depresi
  • Nyeri pada tulang.
  • Sakit Kepala

Kebanyakan gejala kanker paru-paru tidak spesifik. Pada kebanyakan orang, kanker telah menyebar dari lokasi awalnya saat timbul gejala dan datang ke dokter. Lokasi umum penyebarannya termasuk otak, tulang, kelenjar adrenal, paru sebelahnya, hati, perkardium, dan ginjal.Sekitar 10% dari penderita kanker paru tidak mengalami gejala saat diagnosis, kanker ini ditemukan secara tidak sengaja pada pemriksaan foto rontgen dada.

Pencegahan Kanker Paru-Paru:

Pencegahan adalah cara paling murah untuk mengurangi perkembangan kanker paru. Meskipun diberbagai negara, Karsinogen industri dan rumah tangga telah diidentifikasi dan dilarang, kebiasaan merokok masik dilakukan secara luas. Menghilangkan kebiasaan merokok adalah tujuan utama langkah pencegahan kanker paru, dan berhenti merokok merupakan salah satu pencegahan yang penting dalam proses ini.

Intervensi kebijakan pengurangan dampak merokok pasif di ruang publik seperti restoran dan tempat kerja semakin banyak dilakukan di sejumlah negara barat. Hutan telah menerapkan larangan merokok sejak 2005 dan india mengeluarkan larangan merokok di area publik pada oktober 2008. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyerukan kepada pemerintah untuk menerapkan larangan penuh pada iklan rokok dalam upaya mencegah kaum muda mencoba merokok. Mereka menilai bahwa larangan tersebut mampu mengurangi konsumsi tembakau sekitar 16% jika larangan tersebut diberlakukan.


Thursday, May 14, 2015

Hati-Hati Penyakit Tuberkulosis (TBC)

Tuberkulosis merupakan penyakit yang disebabkan kuman Mycrobacterium tuberkulosis ini, menyebabkan kerusakan tertama pada paru, menimbulkan gangguan berupa batuk, sesak napas,  bahakn dapat menyebar ker tulang, otak dan organ lainnya. Bila dibiarkan, kuman ini dapat menggerogoti tubuh dan menyebabkan kematian. Saat ini tuberkulosis merupakan penyakit menular penyebab kematian utama di indonesia.

Penyakit Tuberkulosis:

Tuberkulosis atau Tb merupakan penyakit menular yang umum, dan dalam banyak kasus bersifat mematikan. Penyakit ini disebabkan oleh berbagai strain mikobakteria, umumnya Mycobacterium, tuberculosis. Tuberkulosis biasanya menyerang paru-paru, namun juga bisa berdampak pada bagian tubuh lainnya. Tuberkulosis menyebar melalui udara ketika seseorang infeksi TB aktif batuk, bersin, atau menyebarkan butiran ludah mereka melalui udara. Infeksi TB umumnya bersifat asimtomatik dan laten. Namun hanya satu dari sepuluh kasus infeksi laten yang berkembang menjadi penyakit aktif. Bila Tuberkulosis tidak diobati maka lebih dari 50% orang yang terinfeksi bisa meninggal.

Penyakit tuberkulosis adalah salah satu jenis penyakit infeksi menular yang umumnya lebih sering menyerang paru-paru. Jika seseorang sudah mengalami infeksi dari serangan bakteri penyebab tb maka akan mengalami suatu hal yang buruk seperti daya kerja dan produktivitas kerja yang mengalami penurunan, selain itu juga akan menularkannya kepada orang lain dan paling besar resikonya adalah keluarga yang tinggal serumah dan pada akhirnya akan menyebabkan komplikasi fatal seperti kematian jika tidak ditangani dengan baik.

Penyebab Tuberkulosis:

Penyebab penyakit tuberkulosis yaitu diakibatkan karena adanya infeksi dari kuman atau bakteri yang bernama Mycobacterium tuberculosis dan umumnya menyerang paru-paru, selain menyebabkan tb, penyebab tersebut akan menyerang organ tubuh lainnya seperti kelenjar getah bening, usus, ginjal, kandungan, tulang atau bahkan dapat menyerang otak. Penyakit tb ini adalah salah satu penyakit yang mudah menular, media penularannya seperti atau bersin kemudian akan terhirup oleh orang lain yang kebetulan ada disekitar penderita tb tersebut.

Namum ada beberapa cara yang mungkin dapat membantu anda untuk mencegah, sebagai berikut:

  • Mengurangi Kontak langsung dengan penderita penyakit TBC aktif.
  • Menjaga pola hidup yang baik, dengan mengkonsumsi makanan bergiizi, lingkungan yang sehat serta rutin berolahraga.
  • Pembersihan Vaksin BCG, yang merupakan vaksin ini diberikan secara rutin pada semua balita.
  • Perlu anda ingat bahwa penderita yang sudah terkena TBC dan diobati, akan kembali mengalami penyakit yang sama apabila tidak melakukan pencegahannya dan menjaga kesehatan tubuh.
Gejala Penyakit Tuberkulosis:

Gejala penyakit tuberkulosis tb adalah:

  • Kelelahan
  • Kehilangan berat badan
  • Berkeringat pada malam hari
  • Batuk berdahak lebih dari 2 minggu
  • Batuk berdahak atau juga mengeluarkan bercak darah.
  • Nyari di sekitar dada.
  • Sesak nafas disaat sedang bernapas.
Penderita TBC dapat diobati dengan pemberian antibiotik oleh dokter. Pengobatan secara teratur selama 6-12 bulan dapat mencegah TBC kambuh lagi. Penyakit TBC merupakan penyakit menular. Oleh karena itu, pencegahan gejala tuberkulosis dilakukan dengan menghindari kontak langsung dengan penderita TBC. TBC dapat menular misalnya melalui dahak penderita TBC yang secara tidak langsung terhirup manusia yang sehat.

Cara mencegah penyakit TBC adalah dengan melakukan beberapa Hal berikut ini

  • Memelihara kesehatan tubuh
  • Perlunya saran keseharan, pemeriksaan pada penderita, kontak atau juga suatu suspect gambas, dan sering dilaporkan, pemeriksaan serta pengobatan dini pada penderita, melakukan perawatan.
  • Pengobatan yang peventif biasanya hal ini diartikan sebagai salah satu tindakan keperawatan pada penderita dengan cara memberikan obat INH sebagai bentuk pencegahan.
  • Pemberian BCG, atau vaksinasi, dan hal ini diberikan pada bayi dengan cara perlindungan untuk ibu dan keluarganya. Kemudian pemberian ini dilakukan 5 tahun kemudian dan pada waktu 12 tahun di tingkat tersebut dalam bentuk suatu pencegahan.
  • Memberantas penyakit TBC dalam hal memerah susu.
Penaggulangan dari TB tingkat keberhasilannya diukur dengan cara kesembuhan penderta. Kesembuhan ini juga selain mampu mengurangi jumlah dari penderita penyakit tuberkulosis, juga mampu mencegah terjadinya penularan yang terjadi. Oleh sebab itulah untuk menjamin suatu kesembuhan pada penderita penyakit tuberkulosis. Oleh sebab itulah, untuk menjamin suatu kesembuhan, maka obat harus diminum dan juga penderita harus diawasi dengan lebih ketat dari keluarga atau teman-teman disekitarnya.

Tuesday, May 12, 2015

Kenalilah Penyakit Kanker Kelenjar Getah Bening

Kelenjar getah bening adalah bagian dari sistem pertahanan tubuh kita. Tubuh kita memiliki kurang lebih sekitar 600 kelenjar getah bening, namun hanya di daerah submandibular, ketiak atau lipat paha yang teraba normal pada orang sehat.

Kanker Kelenjar Getah Bening:

Penyakit Kanker kelenjar getah bening atau yang biasa disebut dengan kanker limfoma diduna medis merupakan kanker yang terjadi pada jaringan limfoid. Klasifikasi dari penyakit kanker limfoma atau penyakit kanker kelenjar getah bening ini bergantung dari empar gambaran utama dalam bentuk tipe sel, derajat diferensiasi, tipe reaksi yang bisa menghasilkan sel tumor, dan juga pola pertumbuhannya. Jika pertumbuhan nodular diobservasi, nodular ini berarti digunakan setelah tipe sel. Jika tidak memperhatikan pola pertumbuhan yang sudah dibuat, maka penyakit kanker kelenjar getah bening ini akan menyebar.

Kebanyakan orang menanyakan bahwa apakah penyakit kanker kelenjar getah bening ini bisa menular atau tidak?. Hingga saat ini belum diketahui secara pasti dan belum diketahui secara pasti dan belum ada bukti yang menunjukan bahwa penyakit getah bening ini bisa menular dengan melalui kontak yang sekat karena hal ini bukanlah virus atau juga bakteri. Kanker kelenjar getah bening merupakan sel-sel didalam tubuh berkumpul dan kemudian menjadi kanker serta tidak normal.

Penyakit kanker Kelenjar getah bening dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

  • Penyakit limfoma Hodgkin
Penyakit ini menyerang jaringan limfoid, biasanya dikelenjar atau limpa. penyakit kanker kelenjar getah bening Hodgkin ini merupakan salah satu jenis penyakit kanker yang paling sering ditemukan pada pria yang masih berusia muda. Kejadian penyakit ini bisa mencapai puncaknya yang kedua dalamdecade gangguan dalam bentuk klonal, yang berasal dari satu sel yang tidak normal atau abnomal. Populasi yang terjadi dari sel abnormal ini nampak diturunkan dari sel B atau yang lebih jarang, dari T atau monosit.

  • Penyakit Limfoma Non-Hodgkin.
Penyakit kanker kelenjar getah bening limfoma non-hodgkin adalah penyakit kanker kelenjar getah bening yang bukan limfoma hodgkin. Limfoma non-Hodgkin ini biasanya terjadi pada individu yang lebih lanjut dan biasanya ditemukan pada stadium lanjut dari penyakit lmfoma Hodgkin. Penyakit limfoma non-Hodgkin ini tidak terbatas hanya pada satu kelompok kelenjar limfe saja seperti limfoma Hodgkin, namun lebih menyebar luas melalui organ limfoid, dan termasuk kelenjar, hati, limpa dan juga sumsum tulang.

Kanker Kelenjar getah bening merupakan salah satu jenis penyakit kanker nomor 8 yang paling umum terjadi. Dan kebanyakan juga terjadi pada pria. Gejala kanker kelenjar getah bening biasanya akan muncul seperti adanya suatu benjolan namun tidak terasa nyeri yang signifikan atau juga mengalami pembesaran dalam ukuran benjolannya.. Disaat anda melakukan pemeriksaan ke dokter, maka seorang dokter harus memastikan ada atau tidaknya pembangkakan yang terjadi yang disertai dengan tidak dibarengi oleh rasa sakit pada bagian leher, atau diselangkangan dan diketiak serta ada atau tidaknya demam yang terjadi dengan terus menerus, keringat yang bercucuran dan penurunan pada berat badan yang terjadi namin tidak diketahui secara pasti apa penyebabnya.

Penyebab Kelenjar Getah Bening:

Penyebab dari kelenjar getah bening bisa terjadi adalah karena adanya satu limfosit atau sel getah bening yang mengalami proses mutasi genetik dan kemudian kehilangan kendali atau kontrol dalam proses produksionya. Kemudian sel yang tidak normal tersebut berkembang dan memperbanyak dari dengan terus melakukan mutasi dan terus menjadi tumor pada akhirnya menyerang bagian jaringan kelenjar getah bening misalnya seperti kelenjar getah bening atau juga limpa. Hal yang paling besar yang terjadi adalah jika sel-sel ini menyebar ke jaringan atau juga organ tubuh yang lainnya.

Penyebab penyakit kanker kelenjar getah bening bisa disebabkan karena beberapa hal:

  1. Faktor genetik atau faktor keturunan.
  2. Sistem kekebalan tubuh yang mengalami  penurunan.
  3. Racun atau radikal bebas yang ada pada lingkungan dan makanan yang mengandung herbisida dan juga bahan pengawet makanan serta juga zat pewarna kimia.
  4. Kurang melakukan olahraga.
  5. Terlalu sering mengonsumsi minuman yang berlkohol
  6. Kurang minum air putih.
  7. Gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok. 
Selain Beberapa penyebab diatas, Faktor resiko kanker kelenjar getah bening adalah:

  1. Akibat infeksi
    Mekanisme atau gejala dari terjadinya kelenjar getah bening yang mengalami infeksi biasanya dengan melalui cara peningkatan pada jumlah sel darah putih atau limfosit dan dengan cara multiplikasi sebagai salah satu bentuk respons atau adanya zat yang tidak dikenal yang masuk ke dalam atau antigen.
  2. Virus
    Penyebab dari terjadinya kanker kelenjar getah bening adalah virus virus. bentuk reaksi dari pertahanan pada terjadinya infeksi yang biasanya terjadi diakibatkan dari virus yang di tandai dengan gejala demam dengan disertai pembengkakan pada kelenjar getah bening.
  3. Peradangan atau inflamasi
    Mekanisme dari inflamasi atau peradangan yang terjadi selama proses infeksi kelenjar getah bening yang terjadi oleh adanya zat-zat yang tidak dikenal atau zat asing. Peradangan yang merupakan suatu bentuk dari sel darah putih yang mati karena zat asing tersebut.
  4. Kanker Darah
    Penyakit kanker darah bukanlah penyakit yang terlihat biasa saja. Namun, pada penyakit kanker darah, produksi dari limfosit yang dilakukan di getah bening menjadi tidak terkontrol dan terkendali sehingga di produksi dengan bnyak. dan biasanya keadaan ini disebut dengan sebutan limfoma atau leukimia.
Gejala Penyakit Kanker Kelenjar Getah Bening:

Gejala awal penyakit limfoma kelenjar getah bening hodgkin yang tersering adalah pembengkakan kelenjar limfe asimetrik yang tidak nyeri. Beberapa pasien datang dengan gejala konstitusional yang mencakup keringat malam, demam dan penurunan berat badan. Gejala-Gejala ini, yang disebut gejala B secara prognosis buruk. Dengan demikian penyakit dapat diklasifisikan berdasarkan ada tidaknya gejala-gejala ini menjadi tipe A atau tipe B.

Gejala Limfoma kelenjar getah bening adalah:

  • Gejala umum atau menyeluruh
 Biasanya gejala yang muncul pada penyakit kanker limfoma yang ganas sebelum atau juga yang terjadi dalam waktu yang bersamaan dan berbarengan muncul kelenjar getah bening yang mangalami pembesaran, mungkin juga muncul gejala seperti demam, gatal-gatalm keringat yang mengucur dimalam hari dan juga berat badan yang turun yang tidak diketahui apa penyebab pastinya. Jika anda merasakan gejala-gejala diatas, sebaiknya lakukan konsultasi ke dokter. Dokter biasanya akan memeriksa pasien dengan melakukan pemeriksaan darah.

  • Pembesaran pada kelenjar getah bening
Gejala ini merupakan salah satu gejala yang khas terjadi pada penyakit kanker kelenjar getah bening. Munculnya benjolan yang tidak sakit, kemudian mengalami pembesaran dengan cara yang bertahap, dan permukaanya juga mulus, namun saat diraba terasa keras seperti bola pingpong, atau juga seperti ujung hidung. biasanya pembesaran yang terjadi ini lebih sering terjadi dibagian leher. Pemeriksaan biopsi dilakukan jika adanya gejala benjolan seperti diatas. Pemeriksaan ini melakukan pemeriksaan yang wajib dilakukan.

  • Perubahan yang terjadi pada kulit
Biasanya mereka yang menderita kelenjar getah bening mengalami perubahan pada bisanya mereka. Misalnya seperti eritoma, erosi pada kulit dikanker kelenjar getah bening ditahap selanjutnya akan mengalami suatu penurunan pada sistem imunitas tubuh, biasanya kulot menajdi lebih sering bernanah, dan mengalami eksudat.

Penyakit kelenjar getah bening mengalami peningkatan dalam waktu 1 tahun. Berdasarkan salah satu laporan yang dilakukan konferensi imofatik internasional menunjukkan bahwa diseluruh dunia 9 menit maka dilaporkan 1 kasus yang baru dari penyakit kanker kelenjar getah bening. Untuk mengetahuinya, maka anda wajib melakukan konsultasi ke dokteran untuk melakukan diagnosa dengan benar.

Untuk cara mengobati kelenjar getah bening bisa dilakukan dengan obat herbal supaya dapat menbunuh infeksi dan virus. KLIK

Saturday, May 9, 2015

Penyakit Eksim dan Penyebab, Gejala

Eksim atau sering disebut eksema atau dermatitis adalah peradangan hebat yang menyebabkan pembentukan lepuh atau gelembung kecil pada kulit hingga akhirnya pecah dan mengeluarkan cairan. Istilah eksim juga digunakan untuk sekelompok kondisi yang menyebabkan perubahan pola pada kulit dan menimbulkan perubahan spesifik di bagian permukaan.

Penyakit Eksim:

Penyakit Eksim juga disebut radang kulit berciri kilut berwarna merah, kering dan berserpih, yang kerap kali sangat gatal. Kadang terdapat gelembung-gelembung kecil yang dapat timbul pada seluruh tubuh dan mensekresu cairan bila pecah. Bayi berusia 3-4 bulan sesudah dapat menderita yang tampak sebagai bercak-bercak merah dan terasa agak kasar tebal di bagian dalam siku dan lutut, pergelangan tangan dan tengkuk. Umumnya jenis eksim ini hilang pada usia 5-7 tahun. Pada usia pubertas eksim alergis ini adakalanya muncul kembali dalam bentuk asam, demam musiman, atau alergi makanan.

Penyakit eksim ada eksim alergis dan eksim kontak. Kedua bentuk eksim ini paling sering terjadi tetapi penyebabnya seringkali tidak diketahui, selainnya berkaitan dengan keturunan dan resam tubuh. Masa serangan eksim diselingi dengan masa sembuh pada umumnya berlangsung seumur hidup.

  • Eksim alergis (alergi makanan). Ada orang yang mendadak menderita eksim atau ruam atau kaligata dan gatal-gatal setelah makan sesuatu, misalnya udang, kerang, tomat, atau buah arbei. Penyebab reaksi alergi adalah kepekaan berlebihan (hipersensitif)terhadap makanan tersebut. Makanan yang dapat memperprah eksim, terutama pada anak-anak dibawah usia 6 tahun, adalah antara lain telur dan susu.
  • Eksim kontak adalah jenis eksim lain yang disebabkan oleh alergi terhadap suatu unsure dan terjadi beberapa waktu setelah bersentuhan dengannya. Terkenal sebagai allergen adalah perhiasan (anting-anting,gelang,rantai)dari nekel dan krom. Kebanyakan eksim timbul pada tangan yang biasanya berhubungan dengan pekerjaan penderita, misalnya pemangkas rambut yang seringkali dihinggapi alergi kontak oleh cairan keriting rambut atau cairan pewarna.
  • Eksim popok pada bayi, berciri kulit menjadi merah dan beruntusan yang disebabkan oelh rangsangan dari air seni (amniak) atau kontak terlalu lama dengan tinja (enzim lipase). Adakalanya berserpih dan diiringi gatal-gatal hebat. Pada eksim yang menahun permukaan kulit menjadi kasar.
Penyebab Penyakit Eksim:

Penyebab timbulnya eksim sebenarnya belum diketahui secara pasti. Namun, beberapa ahli berpendapat bahwa eksim berhubungan dengan aktivitas daya tahan tubuh yang berlebihan. Hal ini menyebabkan tubuh mengalami reaksi berlebihan terhadap bakteri atau iritan yang sebenarnya tidak berbahaya pada kulit. Oleh karena itu, eksim banyak ditemukan pada keluarga dengan riwayat penyakit alergi atau asma.

Penyebab eksim pada setiap orang berbeda-beda. Ada yang setelah memegang sabun atau  deterjen akan merasakan gatal yang luar biasa, ada pula yang disebabkan oleh bahan atau alat rumah tangga yang lain. Gejala yang timbul pun bervariasi, ada yang gatalnya ringan, tetapi rasa panas yang dominan, ada pula yang sebaliknya. Infeksi saluran napas bagian atas atau flue juga bisa menjadi penyebab timbulnya eksim. Stres yang dialami penderita akan membuat gejala menajadi lebih buruk.

Gejala Penyakit Eksim:

Gejala utama dari timbulnya eksim adalah daerah halus, sedikit memerah kering, bersisik, dapat menimbulkan gatal ataupun tidak, dan biasanya terdapat pada kaki atau lengan. Pada penderita akut, kulit akan mengalami gatal yang intens, biasanya terjadi dibagian depan siku, belakang lututm dan wajah. Namun, setiap daerah kulit mungkin terpengaruh. Selanjutnya, kulit menjadi lebih sensitif terhadap kain gatal, terutama wol. Pada musim dingin, eksim akan menjadi makin parah karena udara di dalam ruangan sangat kering.

Penyakit Eksim Basah:

Umumnya, penyebab utama eksim adalah daya tahan tubuh yang menurun dan kebersihan yang kurang terjaga, baik makanan maupun lingkungan. Kesalahan diet makana, pencernaan kurang sempurna, buang air besar kurang normal, dan kekaluran pikiran dapat merupakan pemicu terjadinya serangan parasit tertentu yang menyebabkan eksim. Alergi, radang buah pinggang (ginjal), dan kencing manis juga mempermudah serangan eksim.

Biasanya eksim diawali dengan rasa gatal, panas, dan merah dibagian permukaan tubuh yang terserang. Kemudian timbul lepuh dikulit yang berwarna merah tadi. Sebagian atau seluruh lepuh dapat berisi nanah yang mudah pecah. Dalam keadaan ini eksim dikenal dengan eksim basah. Lama kelamaan lepuh mengering dan mengeropeng yang disebut eksim kering. Eksim kering dapat berubah lagi menjadi eksim basah jika lepuh bernanah timbul lagi.

Pencegahan Penyakit Eksim

Pencegahan penyakit eksim pertama-tama dilakukan dengan menjauhkan diri dari segala sesuatu yang dapat mencetuskannya. Eksim merupakan gangguan tidak menular, berarti tidak dapat ditularkan dari seorang penderita kepada orang lain melalui kontak. Enzim popok dapat dihindari dengan lebih sering mengganti popok dan mengolesi bagian kulit yang merah.

Untuk pengobatan penyakit eksim bisa di obati dengan obat herbal tradisional dengan mengunjungi website ini KLIK

Monday, May 4, 2015

Penjelasan Penyakit Kusta dan Saran Pengobatan

Penyakit kusta bisa juga dimulai dengan hilangnnya rasa pada bagian-bagian tubuh tertentu. Hal itu berarti sistem saraflah yang terkena, sehingga ada otot-otot yang melemah, namun ada juga urat otot yang mengencang sehingga jari-jari tangan mencengkeram terus menerus. Lalu muncullah bintul-bintul pada tangan dan kaki. Dan disusul oleh lepasnya jari-jari tangan dan kaki tersebut dan pada akhirnya mungkin tangan dan kaki itu sendiri ikut lepas.

Penyakit Kusta:

Pada zaman dahulu penyakit kusta adalah penyakit yang paling mengerikan, E.W.C. Penyakit kusta ini mulai mengkin hanya dengan bintil-bintil kecil yang kemudian bernanah. Lalu nanah tersebut keluar, bulu mata rontok, mata membelalak-belalak, tali suara di kerongkongan pun bengkak, suara menjadi parau, serta nafas terengah-engah. Tangan dan kaki pun mulai berbintik dan bernanah. Bintik bernanah itu tumbuh terus tanpa pernah bisa kering. Lama-lama si penderita akan penuh dengan bintik-bintik yang agak besar.

Penyakit kusta yang demikian itu bisa berlangsung selama 9 tahun dan akan mengabkibatkan kemunduran mental, bahkan pingsan tak sadar diri dan akhirnya si penderita bisa meninggal dunia

Penyakit kusta macam ini bisa berlangsung selama 25-35 tahun. Keadaan itu memang sangat mengerikan, sebab si penderita seolah-olah dibunuh sedikit sedikit. Keadaan tubuh penderita penyakit kusta cukup menyedihkan. Dan ada hak lain yang menambah kesedihan itu. Penyakit kusta itu seiring dianggap sebagai orang yang sebenarnya sudah mati.

Pada 27 Januari 2006, sebuah harian berita media cetak ibu kota pernah memuat tulisan tentang jumlah penyakit kusta di indonesia yang masih berjumlah sangat banyak. Jika disederhanakan. di antara 10.000 penduduk rata-rata terdapat tiga penderita kusta. Wilayah yang tentan penyakit kusta umumnya berada di bagian timur indonesia kecuali nanggoroe aceh darussalam dan jawa timur yang berada di wilayah barat. Terhitung sejak tahun 2000 rata-rata pertahunnya tak kurang dari 15.000 penderita kusta baru terdeteksi oleh petugas kesehatan. Dalam hal ini jawa timur merupakan wilayah dengan jumlah penyandang kusta terbanyak.

Faktor usia, jenis kelamin,ras, lingkungan serta rendahnya tingkat sosial ekonomi diduga memiliki korelasi yang erat terhadap berkembangnya penyakit kusta. Kehidupan ekonomi yang pas-pasan akan mengakibatkan kekurangan pangan, sandang dan papan yang meningkatkan kerentahan tubuh terhadap penyakit kusta.

Penyebab Penyakit Kusta:

Penyebab penyakit kusta disebabkan oleh bakteri yang bernama Mycobacterium Leprae. Bakteri kusta ini mampu bertahan dalam masa inkubasi sekitar 2-5 tahun bahkan lebih dari 5 tahun. Kusta merupakan penyakit kulir yang menular, mereka yang terkena penyakit kusta akan merasa minder dan tidak percaya diri, orang-orang disekeliling penderita kusta cenderung menjauhkan diri karena takut tertular penyakit kusta. Penyakit kusta bisa diobati yang hanya bersifat untuk menekan perkembang biakan bakteri kusta agar tidak menyebar ke bagian kulit lainnya.

Padahal penyakit kusta terbilang agak sulit untuk ditularkan dibandingkan dengan penyakit kusta sejenisnya seperti lepra yang disebabkan oleh bakteri yang sama. Namun jenis penuyakit lepra yang mudah menular adalah leprematosa.

Ada 3 tingkat dalam penularan penyakit kusta itu sendiri, yakni:

  1. Seseorang yang memiliki sistem imunitas tubuh yang tinggi terhadap bakteri kusta, maka orang tersebut akan lebih resisten terhadap bakteri kusta.
  2. Seseorang yang memiliki sistem imunitas tubuh yang rendah, lebih cenderung lebih mudah terinfeksi bakteri kusta dengan pendertia kusta lainnya, namun penyakit kusta ini biasanya akan sembuh dengan sendirinya.
  3. Seseorang yang memiliki pertahanan tubuh yang sangat lemah, maka kemungkinan risiko lebih besar terhadap penularan kusta atau terkena infeksi bakteri kusta akan semakin besar. Jika orang yang terkena kusta melakukan kontak langsung dan dalam kurun waktu yang cukup lama sekitar 2-5 tahun akan membawa gen atau carrier pembawa bakteri kusta dan bila tidak segera diobati, maka orang tersebut akan menderita kusta yang cukup lama. Dan tentunya memiliki risiko tinggi untuk memularkan bakteri kusta kepada orang lain disekitarnya.
Penyakit kusta di indonesia dari hasil penelitian diketahui ada sekitar 95% penduduk indonesia memiliki kekebalan tubuh terhadap penyakit kusta. Dengan uraian 5% orang yang tidak memiliki sistem kekebalan tubuh bakteri kusta. Sebagai contoh 100 orang, 95 orang diantaranya terserang kusta, 3 orang sakit namun dapat sembuh dengan sendirinya dan 2 orang lainnya sakit atau terpapar bakteri kusta dan membutuhkan perawatan dan pengobatan

Gejala Penyakit Kusta:

Gejala kusta awal dapat mecakup satu atau sedikit becak merah pada kulit yang muncul pada ekstremitas. Ini mungkin berhubungan dengan penurunan sensasi sentuhan ringin di daerah raum. Gejala Lepra atau Kusta tuberkuloid yang lainnya dapat mancakup kelemahan otot kaku pada kulit dan kekeringan, kehilangan jari tangan dan kaki pada kasus yang kronis tanpa pengobatan, masalah pada mata yang menyebabkan kebutaan, dan pembesaran saraf terutama disekitar siku dan lutut

Untuk kusta adalah bentuk parah penyakit kusta untuk jenis ini dapat termasuk raum kulit simetris lebih sering ditemukan pada wajah, telinga, pergelangan tangan, siku, lutut hingga bokong. Gejala penyakit kusta lain dapat termasuk penipisan alis bulu mata, kulit wajah kental, hidung tersebut, laryngitis, pembengkakan kelenjar getah bening di selangkangan dan ketiak, jaringan parut pada testis yang mengarah ke inferilitas, pembesaran payudara laki-laki

Ciri-ciri kusta:

Ciri-ciri penyakit kulit kusta ini ditandai dengan otot yang melemah dan tidak bisa merasakan panas atau dingin jika kulit yang terserang disentuh. Mati rasa ini biasanya dirasakan pada bagian anggota tubuh yang biasa diserang adalah tangan dan juga kaki. bentuk dari warna luka yang biasanya lebih terang dari warna aslinya. Pada daerah yang diserang akan sulit untuk merasakan atau mengalami kepekaan jika disentuh luka yang bersifat lebih lama, dan mengalami kerusakan pada mata.

Jika ciri-ciri penyakit kulit kusta ini sudah menimbulkan dan menunjukkan borok yang besar maka ada hal lain yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya kerusakan pada tangan atau kaki yang diserang. Biasanya cacat yang disebabkan karena penyakit kusta ini bisa disebabkan karena penderita tidak bisa lagi melindungi tubuh mereka pada luka, oleh sebab itulah daya rasanya menghilang.

 Untuk Pengobatannya anda bisa mengunjung ke Web site ini KLIK

Tuesday, April 28, 2015

Pengertian Jantung Koroner dan Penyebab, Gejala

Penyakit jantung koroner adalah penyakit jantung yang terjadi karena rusaknya dinding pembuluh darah karena beberapa faktor resiko seperti radikal bebas yang terkandung dalam rokok dan polusi, kolesterol tinggi, hipertensi, diabetes, kebiasaan merokok dan sebagainya. kolesterol yang menimbun di dinding bagian dalam pembuluh darah, dapat mengakibatkan pembuluh darah mengalami penyempitan dan aliran darah pun menjadi tersumbat. Akibatnya, fungsi jantung terganggu karena harus bekerja lebih keras untuk memompa aliran darah. Seiring perjalanan waktu, arteri-artei koroner makan sempit dan mengeras.

Penyakit Jantung Koroner:

Penyakit Jantung Koroner adalah penyempitan pembuluh darag kecil yang memasok darah dan oksigen ke jantung. Penyakit jantung koroner juga disebut penyakit arteri kononer. Penyakit jantung koroner biasanya disebabkan oleh kondisi yang disebut aterosklerosis, yang terjadi ketika bahan lemak dan zat-zat lainnya membentuk plak pada diinding arteri. Hal ini menyebabkan arteri yang dialiri darah menjadi sempit. Karena aliran sempit pada arteri koroner, darah ke jantung menjadi lambat bahkan berhenti. Hal ini dapat menyebabkan nyeri dada, sesak napas, serangan jantung, dan gejala lain, terutama ketika sedang beraktivitas.

Sejak tahun 1996 penyakit jantung koroner adalah penyebab kematian nomor satu di indonesia. Padahal sebelumnya menduduki peringkat ketoga di indonesia. Tidak hanya di indonesia, penyakit jantung koroner juga merupakan penyebab kematian nomor satu di Amerika. Penyebab penyakit jantung koroner bukan diakibatkan karena terlalu banyak makan santan. Santan tidak menekan kolesterol. Hal ini lebih disebabkan karena terlalu banyak mengonsumsi daging. Langkah-langkah yang bisa dilakukan pemeriksa dalam menangani kasus penyakit jantung koroner adalah melakukan sosialisasi hidup sehat dan kampanye antirokok yang seperti terdapat pada kemasan rokok, juga kampanye rajib berolahraga di indonesia sendiri terdapat kelompok jantung sehat yang biasanya didadakan oleh masyarakat atau organisasi tertentu dengan dibantu oleh pihak rumah sakit.

Penyebab Penyakit Jantung Koroner:

Penyebab penyakit jantung koroner adalah penyakit jantung yang disebabkan penyempitan arteri koroner, mulai dari terjadinya anteroklerosis maupun yang sudah terjadi penimbunan lemak atau plak pada dinding arteri koroner, baik disertai gejala klinis atau tanpa gejala sekalipun.

Penyebab utama kasus penyakit jantung koroner meningkat di asia pasifik adalah Way of life atau pola hidup orang Asia tenggara. Hal ini terkait dengan tiga pokok:

  • Gliko lipo toksisit, terlalu banyak makan yang manis dan berlemak.
  • Kebiasaan sedentary living, hidup santai, kurang melakukan aktivitas fisik.
  • Berbagai macam polusi lingkungan yang makin parah dan makin banyaknya radikal bebas.
Radikal bebas salah satu penyebab gejala jantung koroner adalah suatu ion molekul tanpa pasangan yang bisa mengikat molekul lain yang mengakibatkan molekul/zat tadi menjadi rusuk atau berubah sifat. Misalnya, sel-sel pembuluh darah menjadi cepat mati atau pembuluh darah menjadi menyempit. Sel-sel yang berubah sifat contohnya adalah sel-sel kankar sumber radikal bebas antara lain:

  • Asap rokok
  • Polusi udara
  • Polusi kimiawi atau lingkungan
  • Pulusi elektromagnetik
  • Polusi dari tubuh sendiri.
 Gejala Penyakit Jantung Koroner:

Asal muasal terjadinya penyakit jantung koroner berawal dari kerusakan yang terjadi pada bagian dalam dinding pembuluh darah koroner yang sangat dibutuhkan otot-otot jantung demi kelangsungan hidupnya sendiri dalam rangka mendukung kehidupan organ-organ tubuh lainnya. Gejala penyakit jantung koroner ini disebabkan karena kualitas yang buruk dari dinding bagian pembuluh koroner akibat dari beberapa faktor yang sudah berlangsung lama.

Gejala awah terjadinya penyakit jantung koroner yaitu:

  • Rasa sakit ulu hati, denyut nadi lemah namun berdetak cepat disertai dengan keluarnya keringant, perut mengalami kembung seperti tanda masuk angin dan seringkali orang indonesia menyebut gejala ini dengan angin duduk, jadi jika anda mengalami gejala seperti masuk angun sebaiknya waspada karena bisa saja gejala awal dari penyakit jantung koroner.
  • Adanya rasa sakit di sekitar dada dan mengajar ke bagian lengan kiri serta sekitar leher seperti tercekik jika anda mengalami gejala ini sebaiknya segera periksakan ke dokter.
  • Namun ada juga yang mengalami kematian mendadak bagi penderita penyakit jantung koroner karena kurangnya kesempatan untuk melakukan penanganan medis dan pengobatan.
 Pencegahan Penyakit Jantung Koroner:

Mencegah jantung koroner dengan menghindari stress, stress kronis dapat menyebabkan meningkatnya hormone adrenalin yang dalam jumlah banyak bisa menjadi radikal bebas bagi tubuh. Awasi tekanan darah secara teratur, hubungan tekanan darah tinggi dengan serangan jantung karena tekanan darah tinggi dapat mempercepat timbulnya bisul-bisul pembuluh darah, karena tekanan darah tinggi membuat aliran darah menjadi cepat sehingga terjadilah tekanan gesek antara 2 butiran pembuluh darah. Gesekan ini menimbulkan luka yang akhirnya menjadi bisul pembuluh darah. Tekanan darah tinggi harus diturunkan dengan cara berdiet, yakni mengurangi garam, serta mempertinggi semua buah mengandung kalium. Teratur berolahraga sebaiknya dilakukan sebanyak 3 kali seminggu selama 40 menit.

Dibawah ini adalah tips mencegah penyakit jantung koroner:

  • Periksa tekanan darah secara teratur
  • Tidak merokok
  • Periksa apakah anda mengidap diabetes, dan kendalikan kadar glukosa darah bila anda mengidap diabetes.
  • Pertahankan berat badan yang normal
  • Diet rendah kolesterol dan lemak jenuh
  • Olahraga secara teratur
  • Kurangi dampak stres dengan cara relaksasi
  • Lakukan pemeriksaan secara teratur

Terima kasih semoga bisa membantu.!

Friday, April 24, 2015

Info Lengkap Penyakit Varises

Varises adalah urat-urat halus yang biasanya berkelok-kelok dan bahkan bisa bercabang-cabang seperti sarang laba-laba. Varises merupakan pelebaran pembuluh darah yang bisa diakibatkan oleh besarnya tekanan ke daerah tertentu, misalnya varises dikaki pada orang yang sering berdiri, ibu hamil, ataupun orang yang kegemukan.

Penyakit Varises:

Varises adalah pembesaran pembuluh darah sampai tampak dari luar. Sebagian besar varises terjadi pada kehamilan berulang. Varises banyak terjadi pada kehamilan di atas tiga kali. Varises disebabkan hormon kehamilan dan sebagian terjadi karena kerutunan. Pada kasus yang berat dapat terjadi infeksi dan bendungan berat. Bahaya yang paling penting trombosis yang dapat menimbulkan gangguan sirkulasi darah. Untuk sementara dapat memakai stocking ketat, kaus kaki nilon panjang sampai paha.

Jika di kaki anda terlihat urat-urat halus menyembul disekitar betis anda belakakng, mungkin anda terserang kelainan penyakit yang disebut varises. Kelainan ini dapat terjadi di pembuluh vena (darah balik) yang mempunyai fungsi mengangkut darah sisa metabolisme dari seluruh jaringan tubuh untuk kembali ke jantung.

Penyakit ini menyebabkan sirkulasi darah menjadi tidak lancar, karena terhambat di sekitar betis dan tungaki kaki saat menahan berat badan tubuh. Varises juga dapat terjadi di lengan dan di vagina.

Dibawah ini beberapa jenis varises dan cara mengatasinya:

  • Varises jenis spider Navy
Varises ini tergolong ringan, biasanya akibat suhu yang terlalu panas atau dingin, terpapar sinar matahari terus menerus, sedang hamil, faktor keturunan, kebiasaan makanan serat rempah dan pedas, serta pengobatan hormonal.

Varises ini bisa terjadi dibeberapa tempat, yaitu wajah, pangkal lengan, paha, dan lutut, pergelangan kaki dan tumit. Terapi yang digunakan biasanya dengan memakai sinar laser, sehingga pembuluh darah mengering. Ada juga terapi alat listrik dengan memasukkan zat tertentu ke dalam kulit, untuk mengecilkan dan mengerutkan pembuluh darah.

  • Varises Dalam Kulit
Varises ini terjadi pada pembuluh vena yang halus dan tipis didalam kulit bagian kaki. Mengobatinya, dokter memberi obat-obatan yang menguatkan dinding vena dan memperlancar aliran darah, atau menggunakan stoking khusus varises.

Stocking ini berfungsi menekan pembuluh vena sehingga otot dan dinding vena bisa kembali bekerja maksimal. Stocking mampu mencegah, mengurangi gejala awal, dan rasa sakit penderitanya meski hanya temporer. Jadi, tetap harus minum obat.

  • Varises kronis
Varises tahap ini akan memperlihatkan pembuluh darah yang berkelok-kelok dibetis. Bila suntik tidak membuhkan hasil, maka harus dilakukan pembedahan guna memotong pembuluh vena yang rusak sehingga aliran darah kembali normal.

Ada berbagai obat-obatan yang harus anda minum untuk menguatkan dinding vena dan melancarkan peredaran darah. Stoking varises juga harus dikenakan selama beraktivitas tidak memakai sepatu hak tinggi dan berolahraga dengan melatih gerak otot kaki dan tungkai

Gejala Penyakit Varises:

Gejala varises juga bisa berupa gatal dan bengkak ringan pada betis hingga pergelangan kaki. Selain itu kaki kadang-kadang terasa berat, sedikit nyeri, dan hangat, terutama setelah berdiri terlalu lama.

Gejala dari penyakit varises pembuluh darah ini adalah:

  • Biasanya terjadi dikaki, terutama pada betis. Namun tak menentu kemungkinan, varicose veins dapat terjadi dibagian tubuh lain seperti disekitar dubur yang lazim disebut hemoroid.
  • Mungkin banyak yang tidak memperdulikan atau bahkan menyadari varises yang muncul dikaki atau betis. Hal itu dikarenakan, nyaris tak ada gejala yang muncul selain pembuluh vena yang terlihat tak beraturan dan dan terkadang mengbengkak.
  • Sejumlah penderita mengeluhkan gejala seperti sakit pada kaki. pembengkakan pada mata kaki, luka pada kulit disekitar mata kaki, luka ringan pada daerah varises.

Gejala Klinis Varises:

  • Terlihat tonjolan otot pada kaki
  • Kaki terasa berat
  • Terasa Nyeri, gatal, rasa terbakar
  • Keram pada malam hari
  • Perubahan kulit dan kesemutan.

Penyebab Penyakit Varises:

Varises berhubungan erat dengan kelemahan struktur tonus otot pembuluh darah balik atau vena. Pada dasaranya vena tidak mempunyai cukup kekuatan untuk mendorong darah kembali ke peredaran, karena arah alirannya ke atas. Untuk membantu darah bergerak ke atas, vena dilengkapi katup. Katup terbuka untuk memberikan darah mengalir, kemudian katup menutup kembali setelah darah melaluinya. Jika tonus otot disekitar pembuluh vena kurang kekuatannya / lemah, maka terjadilah stasis (aliran darah terhenti) dan darah cenderung berkumpul didasar vena, sehingga vena yang kemudian membentuk tonjolan-tonjolan besar berkelok-kelok berwarna kebiru-biruan, yang kemudian kita kenal sebagai varises.

Penyebab terjadinya Varises antara lain:

  • Faktor keturunan
  • Kehamilan
  • Kurang gerak
  • Merokok
  • Terlalu banyak berdiri
  • Menderita kolesterol tinggi dan kencing manis
  • Memakai sepatu hak terlalu tinggi.

Beberapa cara mencegah munculnya  varises:

  • Lakukan olahraga yang teratur, fungsinya untuk meningkatkan kekuatan otot kaki dan vena.
  • Jangan memakai sepatu hak tinggi secara terus menerus, Hal ini dikarenankan penggunaan otot betis menjadi tidak maksimal.
  • Usahakan tidak berdiri dan duduk terlalu lama
  • Saat duduk, jangan menyilangkan kaki karena bisa menghambat peredaran darah.
  • Jangan sering menggunakan pakaian ketat pada bagian pinggang, paha dan kaki.
  • Konsumsi vitamin C dan E setiap hari, sebab vitamin C dan E sangat baik untuk pembuluh darah
  • Biasakan mengkonsumsi makanan berserat seperti buah dan sayur
  • Kurangi konsumsi garam berlebih, hal ini dilakukan untuk menghindari pembengkakan
  • Hindari makanan pedas karena dapat merangsang pelebaran pembuluh darah
  • biasakan untuk melakukan senam kaki, sambil duduk putar pergelangan kaki searah jarum jam dan sebaliknya
  • Angkat kaki saat beristirahat
  • Berdiri tegak setiap 45 menit setelah anda duduk bekerja seharian
  • Mandi dengan air panas dan dingin bergantian sangat baik untuk peredaran darah.
Pengobatan Bisa anda kunjungi Website di Bawah ini: