Tuesday, May 26, 2015

Apa Dari Penyebab dan Gejala Kanker Darah atau Leukemia

Penyakit leukemia atau kanker darah adalah penyakit yang disebabkan karena ganasnya sel darah yang sumbernya atau asalnya berasal dari sumsum tulang. Etiologi dari penyakit kanker darah leukemia ini masih belum diketahui hingga saat ini, namun dari beberapa penelitian menunjukkan biasanya penyebab penyakit leukemia ini disebabkan karena faktor lingkungan, faktor radiasi, paparan dari elektomagnetik, dan juga adanya aktivasi dari suatu virus.

Penyakit Kanker Darah atau Leukemia:

Leukemia atau lebih dikenal sebagai kanker darah merupakan penyakit dalam klasifikasi kanker pada darah atau sumsum tulang yang ditandai oleh perbanyakan secara tak normal atau transformasi maligna dari sel-sel pembentukan darah di sumsum tulang dan jaringan limfoid, umumnya terjadi pada leukosit. Sel-sel normal di dalam sumsum tulang digantikan oleh sel tak normal atau abnormal. Sel abnormal ini keluar dari sumsum dan dapat ditemukan didalam darah perifer atau darah tepi. Sel leukemia memengaruhi hematopoiesis atau proses pembentukan sel darah normal dan imunitas tubuh penderita.

Kata leukemia berarti darah putih, karena pada penderita ditemukan banyak sel darah sebelum diberi terapi. Sel darah putih yang tampak banyak merupakan sel yang muda, misalnya promielosit. Jumlah yang sekamin meninggi ini dapat menggunggu fungsi normal dari sel lainnya.

Perkembangan leukimia atau kanker darah ini hingga sekarang belum dideteksi secara dini. Penyakit ini merupakan kanker yang mematikan dan belum bisa dicegah dan cara penyembuhannya pun masih menjadi bahan perdebatan. Ada beberapa zat dan bahan penyebab yang bisa menimbulkan kanker, makanya berhati-hatilah mengonsumsi makanan dan minuman yang menggunakan zat pewarna. Ada juga beberapa jenis makanan yang cukup akrab dalam keseharian masyarakat diduga sebagai pemicu timbulnya kanker darah seperti ikan asin, ikan teri, oncom dan tempoyak.

Penyebab Kanker Darah:

leukemia merupakan neoplasma ganas sel darah putih yang ditandai dengan bertambah banyaknya sel darah putih abnormal dalam aliran darah. terjadinya produksi sel-sel darah putih yang masih muda dengan cepat, berlebihan dan tidak berfungsi. Sel-sel tersebut berinfilitrasi secara progresif ke dalam jaringan tubuh tertama pada sumsum tulang. Hal tersebut mengakibatkan sumsum tulang rusak dan kehilangan fungsinya untuk membuat sel darah merah normal, sel darah putih normal dan pleatelets. Sebagai akibat dari kegagalan membuat sel darah merah maka dapa mengakibatkan anemia. Kuranya sel darah putih yang normal dapat mengakibatkan penurunan kekebalan tubuh terhadap infeksi dan gagalnya produksi platelets dapat mengakibatkan pendarahan yang gawat.

Akibat pertamanya adalah produksi dari sel-sel lain menjadi terdesak, sehingga terjadi kekurangan sel darah merah, jenis sel darah putih karen kekurangan sel darah merah, infeksi karena hilangnya kekebalan dikarenakan berkurangnya sel darah putih yang sehat dan perdarahan karena pembekuan darah. Terganggunya akibat kekurangan sel trombosit.

Gejala Penyakit Kanker Darah:

Kanker darah atau leukemia ini umumnya berbeda-beda diantara penderitanya kanker leukemia lainnya, tergantung letak sel-sel kanker yang menyerang dan sisa kekuatan daya tahan tubuh terhadap kanker yang menyerang.

Berikut ini gambaran dari gejala atau tanda-tanda penyakit kanker darah atau leukemia, sebagai berikut:

  • Anemia
Seseorang yang menderita anemia, umumnya dapat terlihat dari segi wajah terlihat pucat pasi, mudah lelah, mudah merasa pusing dan terkadang bernapas cepat. Hal ini disebabkan oleh kurangnya sel darah merah didalam pembuluh darah karena kandungan hemoglobin kurang dari batas normal. Umumnya ukukran standar atau normal dari hemoglobin manusia dibagi berdasarkan jenis kelamin dan usia, seperti:

  1. Pria dewasa 13.5 - 17 g/dl
  2. Wanita dewasa 12-15 g/dl
  3. Ibu hamil 11-12 g/dl
  4. Bayi baru lahir 14-24 g/dl
  5. Anak-anak 11-16 g/dl

  • Perdarahan
ketiha sel pembekuan darah tidak mampu terproduksi dengan normal yang disebabkan oleh sel darah putih melebihi normal, maka penderita akan mengalami perdarahan di jaringan kulit kemudian timbul gejala pada kulit seperti jentik merah yang cukup banyak dan berukuran kecil dijaringan kulit, sama dengan gejala pada penyakit demam berdarah.

  • Mudah Terserang Infeksi
Sel darah putih memiliki peranan sebagai pelindungan dari daya tahan tubuh guna untuk melawan berbagai serangan penyakit terutama penyakit yeng menyebabkan infeksi. Namun yang terjadi pada penderita leukemia atau kanker darah ini diakibatkan oleh pembentukan sel darah putih yang tidak normal, sehingga sel darah putih tidak dapat bekerja secara optimal sesuai dengan fungsinya. Akibat dari kelebihan sel darah putih inilah tubuh seorang penderita leukemia mulai rentan terhadap serangan penyakit, infeksi virus/bakteri, bahkan dengan sendirinya akan mulai menunjukkan keluhan adanya demam, keluar cairan putih dari hidung tapi bukan flu dan batuk.

  • Nyeri Tulang dan Persendian
Nyeri tulang dan persendian diakibatkan oleh sel darah putih yang mulai memadati sumsum tulang, sehingga sumsum tulang akan mudah mengalami rasa nyeri.

  • Nyeri Perut
Nyeri perut merupakan salah satu indikasi gejala leukemia, dimana sel leukemia dapat terkumpul pada organ ginjal, hati dan empedu yang menyebabkan pembesaran pada organ-organ tubuh ini dan timbulah nyeri. Nyeri perut ini dapat berdampak hilangnya nafsu makan penderita leukemia.

  • Pembengkakan Kelenjar Lympa
Selain gejala diatas, pembengkakan kelenjar lympa juga dapat terjadi pada penderita leukumia. Pembengkakan kelenjar lympa dapat terjadi pada ketiak leher, lengan tangan, dada dan lainnya.

  • Kesulitan Bernafas
Beberapa penderita leukemia kemungkinan juga mengalami kesulitan dalam bernafas dan nyeri di dada. Hal ini diakibatkan oleh jumlah sel darah yang berkurang dari batas normal menyebabkan oksigen tidak dapat berjalan secara optimal sehingga membuat organ paru dan jantung mengalami kelemahan dalam memompa darah dan mengedarkan darah serta oksigen dalam tubuh.

Pada tingkat-tingkat awal dari leukemia kronis, sel-sel leukemia berfungsi hampir secara normal. Gejala-gejala mungkin tidak tampak untuk suatu waktu yang lama. Dokter justru sering menemukan leukemia kronis sewaktu anda melakukan pemeriksaan rutin, sebelum adanya gejala-gejala yang lain.

Untuk Pengobatan Silahkan KLIK

2 comments: